ADA 3 PEMAIN

Tiga Jenis Pemain. Menurut John C.Maxwell dalam The Law of Teamwork.

Pemain basket terdiri atas tiga jenis :

1. Pemain yang tidak mau menangkap bola sebagai peluang untuk dimasukkan ke keranjang lawan.
2.Pemain yang mau menangkap umpan tetapi tidak melakukan upaya untuk meraihnya atau pemain yang lebih banyak mengandaikan.
3.Pemain yang menginginkan bola, menyambut umpan dan segera bertindak untuk memasukkan bola ke keranjang. Tipe ketiga inilah yang pantas disebut pemain yang sukses menangkap peluang.

Tidak Mau. Ada bagian dari diri kita yang tidak mau menangkap tawaran peluang kemajuan meskipun tidak memerlukan biaya alias gratis. Bagi karyawan di kantor rasanya tidak masuk akal kalau tidak bisa menggunakan mesin ketik atau komputer sesuai kebutuhan kecil – kecilan atau bentuk job skill lain yang tidak butuh gelar atau biaya training. Sebab, selain gratis juga terbuka kesempatan belajar dengan kawan atau rekan asalkan mau menciptakan peluang belajar. Kenyataan hidup lebih sering mengajarkan, bukan peluang yang menciptakan kemauan tetapi kemauanlah yang menciptakan peluang. Bahkan, bukan bakat yang menciptakan kemauan tetapi kemauan yang akan menunjukkan bakat. Kalau kita balik maka, peluang itu seperti dikatakan pepatah : ” Bagaikan hari raya yang hanya terjadi sekali atau dua kali dalam satu tahun ‘.

Tidak Melakukan. Tipe kedua ini sudah mau menginginkan sesuatu tetapi sayangnya tidak melakukan [ bertindak ]. Meskipun untuk mendapatkan sesuatu tidak akan cukup hanya dengan menginginkan [ Mau ] tetapi secara strata alamiah tipe ini sudah berada di tangga yang lebih atas ketimbang tipe pertama. Di tangga ini, eksplorasi pengetahuan sudah bisa berbicara mengenai tindakan atau terapi yang bisa diberikan ketika orang sudah menginginkan tetapi belum melakukan. Ada yang salah : mindset rasa malas terjadi karena will power yang belum diaktifkan oleh pikiran [ mind ]. Pikiran tidak mau bekerja kalau perintahnya tidak jelas. Anda harus merumuskan tujuan dengan jelas. Seorang pengusaha yang sudah merasakan untung usahanya bisa masuk kantor lebih pagi dari karyawannya dan pulang lebih sore. ‘ Jika anda tahu apa yang harus anda lakukan maka anda akan mau / mampu melakukan apa yang anda tau, ” kata Maxwell.

Mau & Bertindak. Menurut Maxwell, seseorang bisa masuk ke dalam tahapan ini jika ia memiliki sembilan karakteristik sebagai berikut :

1. Memiliki ketajaman intuisi karena sering meilhat ke dalam dirinya [ looking within ].
2. Memiliki keterampilan berkomunikasi dengan orang lain untuk memperluas jaringan kerja.
3. Memiliki daya dorong dari dalam ke luar [ self – motivated ].
4. Cakap menggunakan bakat yang dimiliki.
5. Kaya prakarsa untuk maju [ inisiatif ].
6. Bisa mengolah apa yang lama menjadi baru atau menemukan sesuatu yang baru.
7. Punya kebiasaan maju tanpa menunggu orang lain atau karena ditunggu orang lain, tetapi murni tanggung jawab.

Anda sekarang sedang di posisi mana ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s